Mengenang Sjahrir

Rosihan Anwar


Mengenang Sjahrir

Mengenang Sjahrir

  • Title: Mengenang Sjahrir
  • Author: Rosihan Anwar
  • ISBN: null
  • Page: 208
  • Format: Paperback

Minangkabau Bahasa Melayu, ensiklopedia bebas Perkataan Minangkabau merupakan gabungan dua perkataan, iaitu, minang yang bermaksud menang dan kabau untuk kerbau Menurut lagenda, nama ini diperolehi daripada peristiwa perselisihan di antara kerajaan Minangkabau dengan seorang putera dari Jawa yang meminta pengakuan kekuasaan di Melayu. Hamka Bahasa Melayu, ensiklopedia bebas Khatibul Ummah, Jilid Ditulis dalam huruf Arab Si Sabariah Pembela Islam Tarikh Saidina Abu Bakar Shiddiq , Adat Minangkabau dan agama Islam . Soekarno bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Soekarno dilahirkan dengan seorang ayah yang bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo dan ibunya yaitu Ida Ayu Nyoman Rai Keduanya bertemu ketika Raden Soekemi yang merupakan seorang guru ditempatkan di Sekolah Dasar Pribumi di Singaraja, Bali Nyoman Rai merupakan keturunan bangsawan dari Bali dan beragama Hindu, sedangkan Raden Soekemi sendiri beragama Islam.



Kedewasaan berpikir suatu bangsa dapat diukur dari sikap terbuka untuk membicarakan kembali secara rasional dan wajar tokoh tokoh sejarahnya Pembicaraan kembali itu menunjukkan adanya kebutuhan rohani untuk meninjau kembali penilaian mereka sehingga dapat dicapai suatu persepsi yang lebih matang tentang tokoh tokoh yang bersangkutan Usaha ini mencerminkan dinamika bangsaKedewasaan berpikir suatu bangsa dapat diukur dari sikap terbuka untuk membicarakan kembali secara rasional dan wajar tokoh tokoh sejarahnya Pembicaraan kembali itu menunjukkan adanya kebutuhan rohani untuk meninjau kembali penilaian mereka sehingga dapat dicapai suatu persepsi yang lebih matang tentang tokoh tokoh yang bersangkutan Usaha ini mencerminkan dinamika bangsa itu, yang senantiasa berikhtiar untuk wawas diri dalam rangka mengenal diri secara lebih mendalam Dari pengenalan diri itu diharapkan tumbuh strategi pembangunan manusia dewasa.Sjahrir, tema sentral dari kumpulan karangan ini adalah seorang tokoh nasional yang secara menentukan telah memberi arah dan isi kepada arus revolusi Indonesia dalam suatu kurun sejarah yang penuh emosi dan kekacauan Jangka waktu hidupnya yang merentang lebih dari setengah abad lahir di Padang Panjang, Sumatra Barat, 5 Maret 1909 dan meninggal 9 April 1966 di Zurich, Swiss penuh dengan tantangan dan perjuangan Dia tumbuh sebagai manusia utuh Dia menjadi korban orang yang bersikap tak acuh dan membencinya, sekaligus menjadi pujaan banyak orang yang mengagumi dan mencintainya Penilaian yang objektif terhadap tokoh yang sudah meninggal ini sekarang sangat dibutuhkan oleh generasi tua dan muda Dan bangsa ini ditantang untuk mengukur kedewasaan berpikirnya dalam menilai kembali kepribadian Sjahrir.Mengenang Sjahrir adalah kumpulan karangan dari kenalan kenalan Sjahrir Mereka memahami makna julukan Bung Sjahrir , Bung Kecil Kata kata itu menunjukkan hubungan emosional mereka Bacaan ini tidak hanya dimaksudkan untuk generasi tua yang punya kenangan tentang Sjahrir, tetapi terutama untuk generasi muda yang ingin menentukan sikapnya sendiri terhadap tokoh tokoh nasional Setiap generasi merasa perlu menentukan sendiri makna sejarah setiap tokoh nasional dengan melihatnya dari sudut keperluan, aspirasi, dan nilainya sendiri.Usaha suatu bangsa untuk secara terus menerus menginterpretasikan kembali sejarah nasionalnya memang sarana mutlak dalam meningkatkan kesadaran diri dan pengetahuan tentang diri sendiri Dan kisah tentang tokoh sejarah seperti Sjahrir merupakan suatu contoh usaha semacam itu.


Recent Comments "Mengenang Sjahrir"

Buku yang sangat menarik buat para pemerhati sejarah dan politik di Indonesia. Buku ini berisi pendapat para teman seperjuangan Sutan Sjahrir dan juga pihak Belanda yang menjadi lawan diplomasi-nya. Sutan Sjahrir berperawakan kecil sehingga beliau sering disebut Bung Kecil. Beliau punya karakter ramah, suka tertawa, suka anak-anak, tidak suka kesepian, menyukai sastra, berwawasan luas, suka membaca, humanis dll. Beliau dulunya murid yang cerdas sehingga sempat menempuh pendidikan di negeri Belan [...]

sebuah kekecualian zaman, diambil dari salah satu artikel majalah Tempo edisi 100 tahun Sutan Sjahrir, oleh Muhammad Chatib Basrijalah Tempo edisi 100 tahun Sutan Sjahrir lah yang menuntun saya, sampai akhirnya saya memutuskan meminta Ibu untuk membayar sejumlah uang untuk membeli buku inibuah kekecualian zaman, benar-benar membekas dalam pikiran saya, apa dan mengapa Sjahrir sampai memperoleh pengakuan yang begitu tinggi, menurut saya. jawaban mulai terbentuk setelah saya membaca buku ini, buku [...]

Alasan pengen baca buku ini adalah imbas dari pembacaan Sejarah Kecil Indonesia karya Rosihan Anwar, yang juga editor buku ini. Selebihnya mengenai buku ini akan saya tulis nanti. FYI, buku ini dibeli dengan harga yang sangat fantastis murah pada suatu Bookfair medio Februari 2013, di satu pojokan. Namun, di pojokan lain buku ini juga hadir dengan harga normalnya yang juga fantastis.

ini bacaan penting untuk anak muda Indonesia bacaan yang menunjukkan bagaimana seharusnya anak muda bersikap, dan bagaimana seharusnya anak muda berbuat Sjahrir adalah pemimpin yang tepat di waktu yang salah :)


  • [PDF] Ê Unlimited ↠ Mengenang Sjahrir : by Rosihan Anwar ✓
    208 Rosihan Anwar
  • thumbnail Title: [PDF] Ê Unlimited ↠ Mengenang Sjahrir : by Rosihan Anwar ✓
    Posted by:Rosihan Anwar
    Published :2018-08-07T11:37:33+00:00